WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Niaga, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, tepat di samping gedung MIN Tanah Laut pada Selasa (27/1/2026) pagi.
Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 10.30 WITA dan dengan cepat menghanguskan deretan rumah warga yang berada di lingkungan RW 4 RT 13.
Api diduga berasal dari rumah salah satu warga bernama Sadiah lalu menjalar ke beberapa rumah lainnya, di antaranya milik Supiansyah, Asmawi, Samsudin, Iyan, Diana Sadiah, dan Milhan.
Beruntung, kebakaran tidak sampai merembet ke bangunan sekolah MIN Tanah Laut karena terhalang oleh sebuah bangunan milik warga bernama Jaka yang menjadi pembatas di lokasi tersebut.
Rumah-rumah warga itu habis terbakar dan tersisa puing saja.
Banyak bagiannya yang hangus dan rata dengan tanah.
Beberapa pemadam kebakaran masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pendinginan.
Rusdiansyah, atau yang akrab disapa Paman Odi (56), menceritakan situasi mencekam saat api melahap bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu, terutama saat para penghuninya sedang tidak berada di rumah.
Ia mengatakan, awalnya api dari rumah Sadiah, namun karena terhalang rumah warga lainnya bernama Jaka sehingga api tidak sampai merembet ke bangunan MIN.
“Yang habis terbakar rumahnya Iyan, Diah, Diana, rumahnya kayu jadi hangus semua. Orangnya sedang berjualan sehingga tidak ada di rumah,” tutur Paman Odi menceritakan kejadian tersebut.
BACA JUGA: Tambang Ilegal Jadi Catatan LHP BPK RI untuk Pemprov Kalsel

