Waspada Ular Muncul Saat Banjir, ini Imbauan Sat Pol PP dan Damkar Provinsi Kalsel

WARTABANJAR.COM – Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan ular di lingkungan permukiman, khususnya pada musim hujan.

Imbauan dikeluarkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan, Dany Metera Saputra, melalui Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran, Maulana Fatahillah, menyampaikan bahwa intensitas hujan yang tinggi kerap menyebabkan ular keluar dari habitat alaminya seperti hutan, rawa, dan persawahan untuk mencari tempat yang lebih kering dan hangat, termasuk kawasan permukiman warga.

Baca Juga Pesisir Perairan Sungai Barito Berpotensi Banjir Rob 2,8 Meter Malam ini

“Dalam beberapa waktu terakhir, kami menerima laporan dari masyarakat melalui WhatsApp Damkar Provinsi Kalsel terkait kemunculan ular piton di lingkungan pemukiman. Ular jenis ini memiliki kekuatan lilitan yang sangat kuat dan berbahaya, bahkan dapat menyebabkan sesak napas hingga kematian jika melilit manusia,” kata Maulana, Banjarbaru, Rabu (7/1/2026).

Selain lilitannya yang berbahaya, Maulana juga mengingatkan bahwa gigitan ular piton berisiko menimbulkan infeksi serius akibat bakteri yang terdapat di dalam mulutnya.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak menganggap remeh keberadaan ular, meskipun ular tersebut tidak berbisa.

Ia mengungkapkan, pada tanggal 1 Januari dan 3 Januari 2026, petugas berhasil mengevakuasi ular piton dengan panjang sekitar lima meter di wilayah Banjarmasin. Kejadian tersebut menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar tempat tinggal.

Baca Juga :   Menteri Hukum RI Tiba di Kalsel, Bakal Lakukan Sejumlah Agenda ini

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca