Viral Video Perkelahian Warga Adat Dayak dengan Perusahaan di Tenggarong Kaltim, Netizen Sedih

WARTABANJAR.COM, TENGGARONG- Ketegangan terjadi di daerah Jahab, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Rabu (1/10/2025) antara beberapa orang pria.

Mereka masing-masing memegang senjata tajam jenis parang dan golok, siap untuk berkelahi.

Menurut kabar yang beredar, ketegangan itu terjadi antara sejumlah warga adat Dayak setempat dengan beberapa orang mengatasnamakan penjaga perusahaan.

Dari rekaman video yang beredar di akun @beritainformasikal, dikutip Kamis (2/10/2025), mereka tampak siap berkelahi sembari menghunus senjata tajam dari kumpangnya.

Terdengar beberapa orang berbicara dengan nada keras dalam bahasa setempat.

BACA JUGA: SK Pembatalan 17 Guru Besar ULM Diduga Akibat Pelanggaran Integritas Akademi, ‘Diduga ada Aliran Dana

Mengutip sumber lain, yaitu Instagram @kaltimkeras, disebutkan bahwa perkelahian itu dipicu konflik tumpang tindih antara klaim tanah adat dengan izin konsesi perusahaan tambang dan perkebunan.

Sekelompok orang yang diduga preman bayaran hendak menyerang warga menggunakan parang dan golok.

Masyarakat adat menuntut pengakuan dan perlindungan untuk wilayah mereka yang telah ditempati secara turun-temurun.

Sejumlah netizen turut berkomentar, mengaku sedih hingga tegang dengan konflik yang disebut tak kunjung selesai ini.

“Sedih sy liat sesama kita di adu oleh perusahaan, dalam adat kita Dayak itu ada hukum adat kalo sampe cabut Mandau di depan org,” ujar mjo***.

“Mohon kawan-kawan Kalimantan dan Dayak bersatu, jangan mau diadu domba. Yang merasa kuasa bantu lah sesama Rakyat Kalimantan,” sebut lor***.

Baca Juga :   Wow! Ibu di Medan ini Beli Emas 2003 Rp100.000/Gram, Dijual 2026 Jadi Rp927 Juta!

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca