WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Gelaran Bakul Fest yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Industri (Disperdagin) di Siring Balai Kota Banjarmasin benar-benar membawa berkah bagi para pelaku industri kecil menengah (IKM).
Sejak dibuka pada 2 September lalu, hingga 8 September 2025 ini transaksi yang tercatat sudah menembus Rp700 juta lebih.
Rinciannya, transaksi non-tunai mencapai lebih dari Rp500 juta, sedangkan tunai sekitar Rp200 juta.
Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menyebut pencapaian ini sangat membanggakan.
“Dari tanggal 2 sampai 8 September saja sudah Rp700 juta lebih. Ini tentu sangat membahagiakan, baik bagi kawan-kawan IKM maupun Pemerintah Kota Banjarmasin,” ujar Muftezar, Selasa (16/9/2025).
Besarnya transaksi ini tak lepas dari antusiasme warga yang membanjiri setiap stand.
Beberapa tenant bahkan mencatat omzet fantastis dalam semalam.
“Contohnya, penjual pisang ijo mampu meraup omzet hingga Rp16 juta hanya dalam satu malam,” paparnya.
Kemudian tenant kuliner Mel’s Kitchen yang menjual kwetiau dan nasi goreng, sambungnya, sukses menjual lebih dari 800 porsi dalam semalam.
BACA JUGA: Waspada Banjir Rob Masih Melanda Banjarmasin, Batola, Tanah Laut
Meski tidak memasang target khusus, Muftezar optimistis transaksi akan terus bertambah dengan seiring ramainya pengunjung hingga penutupan nanti.
“Target sebenarnya tidak ada. Prinsipnya sebanyak-banyaknya. Sesuai filosofi kegiatan, namanya Bakul Fest. Harapannya semua IKM yang ikut bisa membawa pulang pendapatan itu,” sambungnya.

