VIRAL, Clackers Ball atau Latto-latto, Mainan Lagi Ngetren di Indonesia, Ternyata Menghina Presiden Mesir

    WARTABANJAR.COM – Belakangan Clackers Ball atau mainan noknok atau yang kerap disebut dengan latto-latto kembali digandrungi anak-anak dan orang dewasa di Indonesia.

    Bahkan saking viralnya permainan Latto-latto banyak diposting di Twitter.com dengan penyuka yang mencapai ribuan orang.

    Mainan latto-latto jadi sorotan masyarakat usai Presiden Jokowi mengunggah sebuah grafis di Hari Ibu yang memuat gambar anak kecil berbaju hitam tengah bermain latto-latto.

    Mainan tersebut terdiri dari dua bola kecil yang dihubungkan dengan seutas tali dan ring. Ketika tali yang dijepit di antara dua jari diayunkan, maka bola akan bersentuhan dan mengeluarkan suara ‘noknok’.

    Saking ramainya permainan ini, seorang warganet mengaku kesal karena banyak anak kecil yang memainkan latto-latto.

    “Bisa ilang aja gk sih mainan ini, gk tenang gw tiap ada bocil main ginian,” tulis warganet dalam twitnya.

    Lalu, apa itu latto-latto? apa tujuan dari permainan ini?

    Apa itu latto-latto?

    Dilansir dari The Guardian, (26/7/2001), latto-latto atau clackers ball adalah pendulum dengan dua bola pemberat serupa yang terikat pada tali dengan cincin di atasnya.

    Mainan ini populer sejak 1960-an.

    Saat dimainkan, dua bola plastik atau pendulum itu memantul satu sama lain dan menimbulkan bunyi “klak” yang memuaskan.

    Dikutip dari Ravalli Republic, Jumat (2/12/2015), tujuan dari permainan ini adalah memungkinkan dua bola saling beradu secepat mungkin dan sekeras mungkin.

    Hal ini mengakibatkan mainan hancur dan pecah berserakan di mana-mana.

    Baca Juga :   Ayah Tiri Bejat! Cabuli Anak di Hotel Banjarmasin, Polisi Ungkap Kronologi & Modus Pelaku

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI