100 Personel Polda Bali Diterjunkan ke Kalsel Bantu Pemadaman Karhutla, Fokus di Batola dan Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Sebanyak 100 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Bali resmi diterjunkan ke Kalimantan Selatan guna memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pengerahan pasukan tambahan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Dr Suyudi Ario Seto guna mempercepat sekaligus memaksimalkan penanganan titik api yang berpotensi meluas di Kalsel.
Kedatangan ratusan personel tersebut disambut langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dalam apel gelar pasukan yang digelar di Mako Brimob Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (26/10/2026) pagi.
Kapolda menyampaikan, 100 personel BKO tersebut langsung dipetakan dan disebar ke sejumlah titik rawan yang menjadi prioritas pemadaman.
”Sebanyak satu peleton ditempatkan di wilayah Barito Kuala (Batola), satu peleton disiagakan di Polresta Banjarmasin, dan satu peleton lagi disiagakan di jajaran Polda Kalsel,” ujarnya.
Baca Juga Polda Kalsel Gelar Operasi Patuh Intan 2026, Fokus Tekan Angka Laka Lantas Akibat Karhutla
Baca Juga Seperti Malam, Wilayah Nagara HSS Diselimuti Kabut Asap Karhutla
Guna mengoptimalkan pergerakan dan pemetaan medan di lapangan, Kapolda mengungkapkan para personel dari Polda Bali tersebut tidak dilepas sendiri.
”Mereka bakal didampingi langsung oleh jajaran Satuan Brimob Polda Kalsel yang sudah mengenali karakteristik wilayah setempat,” ucapnya.
Mengingat medan Karhutla yang ekstrem dan sarat risiko paparan asap tebal, Kapolda juga memastikan seluruh personel dibekali perlengkapan keselamatan yang memadai.
”Pasukan dibekali Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta dukungan suplemen vitamin. Ini sangat krusial mengingat risiko kesehatan para personel yang berada di garis terdepan pemadaman,” tegasnya.
Melalui tambahan benteng pertahanan ini, Kapolda berharap penanganan Karhutla di Kalsel dapat berjalan lebih efisien dan terukur.
”Kami juga berpesan kepada seluruh pasukan agar tetap memprioritaskan keselamatan diri, menjaga kedisiplinan, serta menjunjung tinggi nama baik institusi selama menjalankan misi kemanusiaan di Banua,” pesannya. (wartabanjar.com)