WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Aktor Indra Bruggman diketahui menderita hipertiroid atau tiroid sejak beberapa tahun belakangan ini.

Ia mengungkap perjalanan kesehatannya melawan hipertiroid yang berdampak pada perubahan fisik seperti kerontokan rambut hingga penurunan berat badan.

Dua hal tersebut adalah bagian dari gejala yang sempat dialaminya.

"Sudah banyak. Ditambah lagi, kemarin saya sempat mengalami kemunduran garis rambut akibat sakit tiroid. Salah satu gejala tiroid yang saya alami adalah rambut rontok, dan saat ini masih dalam proses pemulihan," ujar Indra Bruggman, belum lama ini.

Selain rambut, berat badan aktor asal Tasikmalaya, Jawa Barat ini juga sempat turun drastis.

Bukan Faktor Genetik

Ia menceritakan masa-masa ketika kondisi tiroidnya belum disadari, yang turut memicu rasa panik saat bertemu orang lain.

Indra menegaskan kerontokan rambut yang dialaminya tidak terkait faktor genetik sebab ayah maupun kakeknya tidak memiliki riwayat kebotakan.

Ia juga menyebut sempat mengalami kemunduran garis rambut seiring makin munculnya gejala hipertiroidnya.

Saat ini, Indra masih berada dalam fase pemulihan untuk mengatasi dampak tersebut.

BACA JUGA: Alami Hipertiroid dan Kecemasan Berlebih, Indra L Bruggman Sempat Mengira Idap Gangguan Jiwa

BACA JUGA: 4 Tahun Idap Hipertiroid, Indra Bruggman Rutin Berobat ke Malaysia

Berat Badan Turun Hingga 15 Kilo

Perubahan signifikan juga terjadi pada berat badannya, yaitu sekitar 10-15 kilogram.

Proses penurunan berat badannya berlangsung bertahap, bukan perubahan yang terjadi mendadak.

Karenanya, ia kini lebih memilih fokus pada pemulihan kesehatannya dulu.

Pertama yang diseriusinya adalah pemulihan tubuh bagian dalam, baru kemudian penampilan luar.

Tiroid Kambuh Picu Kepanikan

Indra juga menceritakan fase ketika muncul rasa trauma dan panik saat bertemu orang lain, terutama pada periode ketika dia belum menyadari sedang sakit.

Ia menyebut kepanikan itu terkait langsung dengan kondisi tiroid yang dialaminya.

"Iya, karena ada rasa trauma dan panik saat bertemu orang. Rasa panik itu sebenarnya dipicu oleh tiroid itu sendiri, sementara dulu saya tidak menyadari kalau sedang sakit," ujar Indra.