Tayang Mulai 23 Juli 2026, Adipati Dolken Bangga Bisa Main Film Malaysia "Mojoku Hilang"
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Adipati Dolken mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya bisa menjadi bagian dari film Malaysia berjudul Mojoku Hilang.
Film bergenre komedi romantis itu dipastikan tayang di bioskop Malaysia mulai 23 Juli 2026.
Melalui Instagram pribadinya, aktor ganteng bernama asli Adipati Koesmadji ini mengatakan bangga bisa terlibat di film ini dan bekerja sama dengan timnya.
"Bangga! Kata yang tepat untuk proyek ini dan timnya! Besok mojoku hilang tayang di cinema," ungkap aktor kelahiran 19 Agustus 1991 ini, Rabu (22/7/2026).
Dia juga mengunggah beberapa fotonya saat promosi film Mojoku Hilang di Malaysia.
?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" target="_blank" rel="noreferrer noopener">
?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" target="_blank" rel="noreferrer noopener">?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" target="_blank" rel="noreferrer noopener">
Sinopsis Film Mojoku Hilang
Mengutip berbagai sumber, Mojoku Hilang merupakan sebuah film komedi romantis Malaysia tahun 2026 karya Sutradara Lim Siu Min.
Film ini mengisahkan tentang seekor lembu atau sapi bernama Mojo dan Adi yang diperankan oleh Adipati Dolken.
Berlatar di sebuah kampung di Perlis, Malaysia, aksi Adi 'menculik' seekor lembu heboh karena demi menghalangi pengambilalihan oleh perusahaan.
BACA JUGA: Sukses Jadi Box Office Indonesia, Film Kuyank Bakal Tayang di Bioskop Malaysia Mulai 9 Juli 2026
BACA JUGA: Masuk Jajaran Box Office, Film The Odyssey Raup Rp315 M dari Penayangan Awal
Adi yang berwatak licik terpaksa menyamar untuk melancarkan aksinya.
Berlakon inginkan kehidupan yang tenang, misi sebenarnya Adi adalah meraih kepercayaan penduduk, mengambil tanah mereka, dan menyeludupkan Mojo kembali ke Kuala Lumpur.
Namun, keadaan menjadi haru-biru apabila Adi tanpa sengaja jatuh hati pada gadis setempat bernama Ayu yang paling lantang menentang perusahaannya.
Dengan penipuannya yang menanti masa untuk terbongkar, mampukah Adi menyelamatkan misinya, atau apakah dia akhirnya menemui jiwa asalnya di kampung tersebut?