Wali Kota Banjarmasin Imbau Warga Tetap Tenang Saat Pemadaman Bergilir
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR menyoroti pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (8/7/2026).
HM Yamin bahkan meminta keterangan kepada PT PLN terkait pemadaman bergilir yang terjadi di Kota Banjarmasin.
Ia emastikan bahwa gangguan listrik yang terjadi disebabkan oleh kendala teknis pada salah satu pembangkit dalam sistem interkoneksi Kalimantan.
Menurutnya pemadaman bergilir bukan karena krisis pasokan batubara ataupun isu lain yang beredar.
Artinya, pemadaman bergilir yang saat ini terjadi merupakan langkah teknis untuk menjaga kestabilan sistem agar tidak terjadi pemadaman yang lebih luas (blackout), sembari proses perbaikan terus dilakukan.
Baca Juga Kasus Dugaan Pencurian Batubara di Banjar Masih Berproses, Dua Tersangka Ditahan
"Pemko Banjarmasin terus berkoordinasi dengan PLN dan meminta agar proses pemulihan dipercepat, karena listrik menyangkut aktivitas masyarakat sehari-hari-mulai dari pelayanan publik, usaha, hingga kegiatan belajar mengajar," jelasnya.
Adapun imbauan Wali Kota Banjarmasin terkait adanya pemadaman bergilir sebagai berikut :
- Tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.
- Gunakan listrik secara bijak.
- Waspadai potensi korsleting saat aliran listrik kembali menyala.
- Pantau informasi terbaru melalui kanal resmi Pemko Banjarmasin dan PLN.
Diketahui berdasarkan hasil rapat dengar pendapat di DPRD Kalsel, pemadaman bergilir akan dirasakan hingga September 2026 nanti.
Beda dengan Pulau Jawa Bali yang dipastikan pasokan listrik aman sejak 21 Juni lalu.
Dalam rapat dengar pendapat dengan DPR RI, listrik Jawa Bali aman dikarenakan pasokan batubara mendapat bantuan dari Kementrian ESDM.
(Wartabanjar.com/prokom)
Editor Restu