Disnaker Tabalong Bekali Warga Jadi Konten Kreator, Siapkan Peluang Kerja di Era Digital
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong sedang menggelar pelatihan konten kreator, sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang digital, sekaligus membuka peluang kerja baru di era ekonomi kreatif.
Pelatihan yang bekerja sama dengan BLSDM Komdigi Banjarmasin ini, diikuti 20 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Tabalong yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Juni 2026, di Hotel Aston Tanjung.
Selama pelatihan, peserta memperoleh berbagai materi, mulai dari pengenalan profesi konten kreator, manfaat menekuni bidang tersebut, cara menemukan minat dan bakat sebagai identitas kreator, hingga praktik membuat video konten yang menarik dan relevan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tabalong, Hadi Ismanto, mengatakan pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi peserta, untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang digital dan mampu bersaing di industri kreatif.
"Harapan kami para peserta tidak hanya berhenti sampai dengan hari ini. Keterampilan yang diperoleh harus terus dikembangkan sehingga nantinya mampu bersaing dengan yang lain," ujar Hadi, Kamis (02/06/2026).
Sementara itu, Ketua Tim Pelatihan, Rahma Ainun Nikmah, menjelaskan bahwa konten kreator memiliki keterkaitan erat dengan digital marketing.
Baca Juga: Penggerebekan Pengedar Narkoba di Katingan Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Meninggal, 2 “Hilang”
Menurutnya, kemampuan membangun personal branding menjadi salah satu kunci utama, dalam menghasilkan konten yang memiliki ciri khas sekaligus mendukung promosi usaha.
"Konten kreator sebenarnya bersinggungan dengan digital marketing. Salah satu cabangnya adalah membangun branding diri, sehingga mampu menciptakan konten yang identik dengan identitasnya," tuturnya.
Dilanjutkannya, sebagai contoh seseorang yang fokus di bidang kuliner, maka kontennya juga dapat membantu mempromosikan pelaku usaha kuliner.
Ia menambahkan, pelatihan tersebut menjadi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, dan perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih banyak mengonsumsi konten melalui platform digital.