WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Aktris Shireen Sungkar terbuka tentang kondisi putri bungsunya, Cut Shafiyyah yang mengalami autisme.

Shireen mengatakan sudah cukup lama melihat tanda-tanda tersebut pada putrinya, jadi ia bukan tak menyadari perubahan yang terjadi.

Namun kekhawatirannya itu selalu dijawab oleh dokter yang memeriksa putrinya, dengan kalimat bahwa Shafiyyah 'tidak autisme.'

Kondisi putrinya itu akhirnya baru diketahui setelah umur tiga tahun.

"Umur tiga tahun baru lah ada diagnosa (autisme) itu," kata Shireen di podcast The Sungkars Family, dikutip Selasa (30/6/2026).

Shireen merasa dunianya runtuh saat kali pertama mengetahui itu.

"Waktu itu kayak bingung mencernanya, autis itu apa, harus ngapain, terapinya seperti apa?" ujarnya.

Ia merasa hampir semua ibu pasti mengalami yang ia rasakan.

Shireen juga tak berhenti bertanya dan memikirkan kesalahan yang pernah dilakukan selama mengandung Shafiyyah.

Sebagai orangtua ia kala itu sering menyalahkan dirinya dan bertanya-tanya apa dia ada salah makan saat hamil, dan sebagainya.

"Apa aku stres pas hamil? Apa aku salah ngedidiknya?' Aku nyalahin akunya banyak banget," tuturnya.

Di tengah rasa patah hatinya, Shireen lalu sering membandingkan putrinya dengan anak-anak lain sebab ia merasa fase-fase awal tersebut sangat berat.

"Karena untuk mengiyakan dan menerima takdir itu enggak gampang," ucapnya.

Merasa pikiran dan perasaan itu tak baik, Shireen akhirnya mendapat ketenangan setelah bertemu dan dinasihati seorang ustaz.

"Ustaz waktu itu MasyaAllah, bilang 'kita itu manusia cuma bisa berencana, Allah itu yang menakdirkan. Kamu itu dikasih surga di depan mata, kenapa kamu harus pusing sama masa depan anak. Sebagai ibu cuma bisa berjuang supaya anaknya tumbuh, di luar itu, masa depannya seperti apa, kita enggak usah pusing dan overthinking, itu udah kotaknya Allah,'" ujar Shireen mengingat perkataan ustaz tersebut.

Ia kemudian menyadari bahwa selama ini dia hanya fokus menyalahkan keadaan tanpa berpikir positif tentang rencana Tuhan untuk putri bungsunya.