Evaluasi Usai Laga Panas AFC vs HAF FC, Panitia Bupati HST Cup Soroti Kinerja Wasit dan Pengamanan
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Panitia pelaksana Bupati HST Cup 2026 langsung bergerak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perangkat pertandingan dan sistem pengamanan usai laga AFC melawan HAF FC di Stadion Murakata Barabai, HST, Kalsel, yang diwarnai sejumlah kontroversi, Jumat (26/6/2026).
Ketua Panitia Pelaksana Bupati HST Cup, Yajid Fahmi, mengakui pertandingan yang berlangsung di tengah guyuran hujan deras tersebut menyisakan sejumlah catatan penting yang harus segera dibenahi sebelum memasuki babak 16 besar.
Menurutnya, koordinasi perangkat pertandingan dalam laga tersebut belum berjalan maksimal sehingga memicu protes dari pemain maupun ofisial tim.
“Jujur, hari ini saya sebagai penanggung jawab kegiatan cukup kecewa dengan perangkat pertandingan. Mudah-mudahan PSSI melalui Komisi Disiplin maupun Komisi Wasit bisa mengevaluasi hal ini,” ujar Yajid.
Kontroversi pertandingan bermula pada menit kedelapan ketika wasit mengeluarkan kartu merah kepada pemain AFC, Sakha.
Keputusan tersebut memicu protes keras karena sebelumnya hakim garis telah mengangkat bendera sebagai tanda offside terhadap pemain HAF FC.
Meski sempat diwarnai ketegangan, pertandingan tetap dilanjutkan dengan AFC harus bermain menggunakan 10 pemain hingga laga usai.
Kondisi lapangan yang diguyur hujan deras juga turut memengaruhi jalannya pertandingan.
Genangan air di sejumlah titik membuat kedua tim kesulitan mengembangkan permainan dan lebih banyak mengandalkan bola-bola panjang.
Di tengah kondisi tersebut, HAF FC berhasil memanfaatkan peluang melalui gol Maulidi pada menit ke-16.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Suasana pertandingan kembali memanas pada pengujung laga setelah pemain HAF FC, Aditiya, menerima kartu merah.
Situasi tersebut sempat membuat sejumlah pemain cadangan masuk ke lapangan akibat pengamanan yang dinilai kurang maksimal.
Yajid menegaskan evaluasi tidak hanya difokuskan pada perangkat pertandingan, tetapi juga pada sistem pengamanan di dalam stadion.
“Konsentrasi panitia hari ini memang kurang maksimal. Idealnya jangan sampai ada pemain cadangan, official, apalagi penonton yang masuk ke lapangan dalam kondisi apa pun. Alhamdulillah, situasi masih bisa dikendalikan,” katanya.