​WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Para finalis Putra Putri Pariwisata Kabupaten Tanah Laut tahun 2026 didorong untuk aktif mempromosikan kain sasirangan serta produk UMKM lokal melalui konten kreatif di media sosial guna mendongkrak sektor ekonomi kreatif daerah.

Rangkaian karantina terbuka ini dikemas dalam bentuk kunjungan (visitasi) ke Gedung Dekranasda Kabupaten Tanah Laut pada Sabtu (27/6/2026).

​Agenda visitasi tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Tanah Laut, Hj. Wiwi Zazuli, beserta jajaran pengurus lainnya.

Lewat kegiatan ini, para finalis diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai potensi industri kreatif sekaligus memperkuat peran mereka sebagai duta daerah.

​Dalam arahannya, Hj. Wiwi Zazuli menekankan pentingnya menjaga identitas dan ciri khas kebudayaan lokal di tengah perkembangan zaman.

BACA JUGA: Kadispar Tanah Laut Tegaskan Duta Wisata Harus Aktif Promosi: Gelar Bukan Sekadar Seremonial

BACA JUGA: Bukan Sekadar "Pajangan" Cantik, Putra Putri Pariwisata Tanah Laut Kini Ditantang Jadi Mesin Ekonomi Kreatif!

​"Kita boleh melihat motif-motif dari daerah lain sebagai referensi, tetapi jangan sampai meninggalkan identitas daerah kita sendiri. Terpenting adalah bagaimana mengolah dan mengolaborasikan motif khas daerah agar memiliki nilai tambah dan daya saing," ujarnya.

​Istri Wakil Bupati Tanah Laut tersebut juga mengimbau generasi muda, khususnya para finalis, untuk memanfaatkan platform digital secara optimal.

Langkah promosi berbasis digital dinilai menjadi strategi yang efektif untuk memperluas jangkauan pasar pelaku UMKM sekaligus daya tarik wisata di Bumi Tuntung Pandang.

​Melalui pembekalan ini, para finalis Putra Putri Pariwisata tidak hanya bertugas mengenalkan destinasi wisata semata, melainkan juga menjadi motor penggerak dalam memajukan kebudayaan, kerajinan tangan, dan produk unggulan asli Kabupaten Tanah Laut. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu