WARTABANJAR.COM, SATUI– Lima siswa SDN 7 Sungai Danau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu berhasil menjadi pelaksana utama Program Inovasi "Si Pendekar Gigi" selama 3 bulan.

Program yang menggunakan aplikasi super sederhana ini dijalankan oleh "Kader Gigi Cilik" untuk mengedukasi 57 siswa lainnya.

“Kelima Kader Gigi Cilik terpilih ini bertugas menjalankan 4 misi harian melalui aplikasi. Keempat misi tersebut adalah: “Udah sikat gigi?”, “Tos, sikat gigi ya!”, “Unjuk gigi!” dan “Tonton video.”

Setiap misi yang diselesaikan akan terkonversi menjadi poin dan lencana digital untuk memotivasi kader gigi cilik menjalankan misi harian,” ujar drg. Alif sebagai pencipta inovasi tersebut.

Inovasi ini berawal dari masih adanya 51,6% siswa dengan pengetahuan 'Cukup' dan 16,1% siswa dengan OHI-S 'Kurang' di SDN 7 Sungai Danau.

Menyadari bahwa anak lebih mudah menerima pesan dari teman sebaya, drg. Alif merancang Program "Si Pendekar Gigi."

Sebanyak 5 siswa terpilih menjadi Kader Gigi Cilik.

Mereka dibekali aplikasi yang dirancang super sederhana agar mudah digunakan.

BACA JUGA: Penilaian PAAREDI di Mantewe Tanah Bumbu Dimeriahkan Perpustakaan Keliling

BACA JUGA: Posyandu Tanah Bumbu Bertransformasi dari Layanan Kesehatan ke Pusat Pelayanan Publik

Proses Pelaksanaan dan Hasil

Total 62 siswa kelas 1-6 sekolah tersebut, terdiri dari 25 laki-laki dan 37 perempuan, menjadi peserta program ini.

Evaluasi dilakukan melalui pre-post test pengetahuan dan skor OHI-S.

Hasil evaluasi 3 bulan menunjukkan dampak signifikan, yaitu:

  • Pengetahuan siswa kategori 'Baik' naik dari 48,4% menjadi 100%, dengan kenaikan 51,6 poin persentase
  • Kategori 'Cukup' dan 'Kurang' berhasil hilang menjadi 0%
  • Skor OHI-S kategori 'Baik' juga naik dari 16,1% menjadi 93,5%, dengan kenaikan 77,4 poin persentase
  • Kategori 'Kurang' hilang total dari 16,1% menjadi 0%

“Keikutsertaan SDN 7 Sungai Danau dalam menjalankan program ini diharapkan memiliki tujuan yang lebih besar, yaitu membentuk budaya menjaga kesehatan gigi yang berkelanjutan di sekolah,” ujar Ibu Vebby selaku pembina UKGS SDN 7 Sungai Danau.

Selain itu, inovasi ini membuktikan bahwa dengan pendekatan peer education melalui aplikasi yang sederhana, 100% siswa dapat mencapai pengetahuan baik dan 93,5% mencapai OHI-S baik.