WARTABANJAR.COM, BARABAI – Haruyan Putra FC memastikan tempat di babak 32 besar Turnamen Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Cup 2026.

Setelah gagal memecah kebuntuan selama berjalannya laga, wakil Kecamatan Haruyan itu akhirnya menyingkirkan AK FC dengan skor 7-6 melalui adu penalti di Stadion Murakata Barabai, Jumat (19/6/2026) malam.

Laga sesama wakil Kabupaten Hulu Sungai Tengah antara Haruyan dan Pandawan itu berlangsung keras.

Kedua tim sama-sama berusaha mendominasi permainan, tetapi disiplin lini belakang membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol.

Skor kacamata bertahan hingga dua babak berakhir. Sesuai regulasi turnamen, pertandingan tidak dilanjutkan ke babak tambahan dan pemenang langsung ditentukan lewat adu penalti.

Baca Juga: Barito Putera Tetap di Timur, PSIS Semarang Geser ke Barat: Grup Liga 2 Championship “Bocor”

Pada momen penentuan tersebut, mental pemain Haruyan Putra FC terbukti lebih siap. Tujuh eksekutor sukses menuntaskan tugasnya, sedangkan AK FC harus menerima kenyataan pahit setelah dua penendangnya gagal menjebol gawang lawan.

Kemenangan dramatis itu disambut syukur oleh Manajer Haruyan Putra FC, Tikno Wahyudi. Ia memuji semangat juang para pemain yang tetap tenang menghadapi tekanan hingga akhir pertandingan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur meskipun kemenangan diraih lewat adu penalti. Anak-anak bermain sangat baik, menunjukkan semangat juang yang tinggi dan layak melaju ke babak selanjutnya,” ujarnya.

Langkah Haruyan Putra FC di fase gugur berikutnya dipastikan tidak akan mudah. Di babak 32 besar, mereka sudah ditunggu Polres HST A yang sebelumnya menunjukkan ketajaman luar biasa setelah menghajar PS Putra Dakator dengan skor 9-0.

Meski berhadapan dengan salah satu tim unggulan, Haruyan Putra FC memilih tidak ciut nyali. Tikno menegaskan timnya akan tetap mengandalkan pemain-pemain lokal dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Kami tetap fokus menjalani latihan dan mempersiapkan tim sebaik mungkin. Kami tahu lawan sangat kuat dan menjadi salah satu favorit juara, tetapi kami tidak takut. Fokus kami tetap pada pembinaan dan pengembangan pemain-pemain lokal,” tegasnya.