Postingan Selingkuh Bikin Rizky Billar Emosi, Suami Lesti Kejora Lapor Polisi Gegara Dikaitkan Anak Ramzi
WARTABANJAR.COM - Viralnya postingan di medsos yang menudingnya selingkuh, membuat emosi artis Rizky Billar memuncak.
Suami penyanyi Lesti Kejora ini menegaskan tudingan itu merupakan fitnah yang tidak berdasar.
Rizky Billar telah melaporkan akun-akun medsos yang menyebarkan kabar bahwa ia berselingkuh.
Ada enam akun medsos yang dilaporkan suami Lesti Kejora ke Polda Metro Jaya.
Dalam postingannya, akun-akun tersebut menuding Rizky Billar diam-diam memiliki "hubungan dekat" dengan penyanyi, Asila Maisa.
Asila Maisa adalah putri tungga pasangan artis Ramzi dan Avi Basalamah.
Baca Juga: Ramuan Rahasia dari Kenny Austin untuk Amanda Manopo Usai Melahirkan Baby Zac
Baca Juga: Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner di Bali Capai Rp 5,9 Miliar
Tidak sekadar membantah tudingan yang disebutnya fitnah tersebut, Rizky Billar juga membawanya ke proses hukum.
Rizky Billar telah membantah berbagai tuduhan yang beredar di media sosial.
Langkah hukum juga diambil untuk pihak-pihak yang dianggap menyebarkan fitnah.
Melalui tim kuasa hukum yang dikoordinir Sadrakh Seskoadi, Rizky Billar menegaskan tuduhan selingkuh apalagi mengajukan cerai, sama sekali tidak benar.
Disebutkan pula dalam klarifikasi tertulis, karena tudingan tersebut berdampak negatif terhadap nama baik, kehormatan, reputasi, dan kehidupan pribadi Rizky Billar maka dilakukan langkah hukum.
Sadrakh Seskoadi juga mengatakan pihaknya sudah melihat barang bukti fitnah yang ditujukan kepada kliennya.
Barang bukti berupa unggahan di medsos itu adalah hasil olah AI (Artificial Intelligence).
"Kemungkinan besar konten-konten ini dibuat oleh pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan finansial secara instan," kata Sadrakh Seskoadi di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
"Sangat disayangkan ada oknum yang menunggangi isu ini demi pendapatan pribadi dengan menyebarkan narasi bohong melalui aplikasi berbasis AI. Konten-konten visual dan audio tersebut direkayasa sedemikian rupa untuk menciptakan opini publik yang menyesatkan," lanjutnya.
Mengenai pelaporan ke Polda Metro Jaya, Sadrakh Seskoadi mengatakan sudah ditangani unit siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.