Dokter Juhai Lepas Jabatan Kadinkes Banjarbaru, Buntut Dugaan Penggelapan Dana?
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru, dr Juhai Triyanti Agustina, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya.
Informasi tersebut mencuat di tengah berbagai program dan agenda pelayanan kesehatan yang tengah berjalan di Kota Banjarbaru.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Banjarbaru diterpa berita tidak sedap. Eks bendaraha Dinkes Banjarbaru, IS, diduga menggelapkan dana uang persediaan (UP) operasional sebesar Rp2,6 Miliar.
Saat wartabanjar.com mencoba melakukan konfirmasi hal ini, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarbaru, Slamet Riyadi, membenarkan mundurnya dr Juhai dari posisi Kadinkes Banjarbaru.
"Ya, beliau mengundurkan diri untuk fokus menjadi dokter," kata Slamet dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).
Slamet menyebut, dr Juhai kini bertugas di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman, Banjarbaru.
Baca Juga: BEM Se-Kalsel di Banjarmasin Desak DPR RI Dapil Kalsel Temui Mahasiswa
Baca Juga: Remaja HST Kini Bisa Kuliah di Kampung Sendiri, PSDKU ULM Barabai Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru
Penugasan dr Juhai sesuai dengan permintaannya, yakni mengajukan diri diangkat kembali ke dalam jabatan fungsional dokter. "Formasinya ada di RSD Idaman," kata Slamet.
Mengisi kekosongan kepemimpinan di Dinas Kesehatan Banjarbaru, BKPSDM menunjuk dr Ani Rusmila yang saat ini menjadi Sekretaris sebagai Plt Kepala Dinkes.
Ditanyakan lebih lanjut penyebab mundurnya dr Juhai dari jabatannya sebagai Kadinkes, BKPSDM Banjarbaru enggan memberikan komentar. (wartabanjar.com/Ikhsan)