Pemain Melbourne City Pilih Perkuat Indonesia Lawan Australia di Semifinal Piala AFF U19
WARTABANJAR.COM - Lawan berat harus dihadapi Timnas Indonesia dalam semifinal Piala AFF U19 2026, yani Australia.
Laga Timnas U19 Indonesia vs Australia akan berlangsung di Stadion Utama, Deli Serdang, Sumut, Kamis (11/6/2026) malam.
Timnas U19 besutan Nova Arianto datang dengan status juara Grup A, sementara Australia juara Grup C.
Dalam duel tersebut, Timnas Indonesia akan diperkuat pemain asal klub Liga Australia, Melbourne City, Mathew Baker.
Selama gelaran Piala AFF U19, kedua negara ini pernah sekali bertanding, yakni di Hanoi, Vietnam, 2016 silam.
Saat itu Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Australia.
Tak hanya secara tim, pelatih Timnas U19, Nova Arianto juga memiliki catatan kurang menggembirakan ketika tim yang dibesutnya menghadapi Australia.
Saat menanganai Timnas U17, Nova Arianto pernah dua kali melawan Australia dengan hasil tidak pernah menang.
Baca Juga: Putu Panji Cs Jumpa Australia di Semifinal AFF U19 2026
Baca Juga: Nasib Bintang Persib di FIFA Matchday Indonesia vs Mozambik, Belum Semenit Main Laga Selesai
Di Piala AFF U17 2024, Indonesia melawan Australia di babak semifinal, hasilnya kalah 3-5.
Kemudian di Kualifikasi Piala Asia U17 2025 dengan skor akhir 0-0.
Namun, di semifinal Piala U19 2026 ini, Indonesia adalah juara bertahan yang menyingkirkan Myanmar, Timor Leste dan Vietnam.
Selain itu, Timnas Indonesia dipastikan akan mendapat tambahan amunisi untuk barisan pertahanan.
Pemain Melbourne City, Mathew Baker Kembali setelah memperkuat Timnas Indonesia dalam laga FIFA Matchday.
Ia akan bahu membahu bersama sang Kapten Timnas U19, Putu Panji sebagai benteng pertahanan.
Semula Mathew Baker memang diplot bermain di Timnas U19 bahkan namanya sudah didaftarkan sebagai pemain di Piala AFF U19, namun dipinjam pelatih Timnas Indonesia senior, John Herdman.
Ia sempat dimainkan di paruh waktu babak kedua ketika melawan Oman, menggantikan Kapten Rizky Ridho.
Dalam tubuh Mathew Baker mengalir darah Indonesia dan Australia.
Sang ibu adalah perempuan bersuku Batak di Indonesia sementara ayahnya asli Australia.
(wartabanjar.com/dwisud)