Pasca Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi, Pertamax Eceran di Tabalong Naik Drastis Tembus Rp 20 Ribu per Liter

WARTAABANJAR.COM, TANJUNG – Harga eceran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di Kabupaten Tabalong melonjak pasca penyesuaian harga yang ditetapkan pemerintah.

Di sejumlah wilayah, harga jual di tingkat pengecer bahkan menembus Rp19.000 hingga Rp20.000 per liter.

Kenaikan harga tersebut mengejutkan sejumlah masyarakat.

Salah satunya adalah Izmi, seorang pembeli BBM eceran, mengaku tidak mengetahui adanya pengumuman kenaikan harga yang terjadi pada malam hari sebelumnya.

“Saya pagi beli, sudah Rp20.000 per liter,” ujarnya.

Sementara itu, Jamin, pedagang BBM eceran di Kecamatan Upau, mengatakan pihaknya terpaksa menaikkan harga jual karena harga dari SPBU juga mengalami kenaikan signifikan hingga Rp17.000 per liter.

“Ya mau bagaimana lagi, terpaksa kami jual Rp19.000 karena dari POM naik jadi Rp17.000,” katanya.

BACA JUGA: Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17.000, Pemkab Tabalong Imbau Warga Tak Panik

BACA JUGA: Harga Pertamax dan Pertalite di Tabalong Masih Stabil per 31 Maret 2026, SPBU Terpantau Lengang

Akibat lonjakan harga tersebut, sejumlah pedagang eceran terlihat memilih menutup sementara lapak penjualan mereka.

Kondisi ini terjadi di beberapa kecamatan di Tabalong, dengan harga eceran yang bervariasi antara Rp19.000 hingga Rp20.000 per liter. (wartabanjar.com/Suhardi).

Editor: Yayu