“Kami sudah melakukan bagian kami, tetapi itu tidak cukup,” lanjutnya.
Nuno juga menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang musim, meski tim berada dalam situasi sulit.
Meski kecewa dengan hasil akhir musim, mantan pelatih Wolverhampton Wanderers itu tetap memuji karakter para pemainnya, yang dinilai mampu menutup musim dengan penuh harga diri.
“Saya bangga kepada para pemain. Ini hari yang sangat berat, tetapi mereka menunjukkan karakter dan martabat,” ujarnya.
Nuno menambahkan bahwa West Ham tetap merupakan klub besar yang layak berada di Liga Inggris.
Namun, ia menegaskan saat ini timnya masih perlu menerima kenyataan pahit tersebut sebelum mulai memikirkan masa depan.
“West Ham adalah klub Premier League, dan hanya pantas berada di Premier League,” tutupnya. (Wartabanjar.com)







