WARTABANJAR.COM - Tudingan negatif kubu Bhayangkara FC terhadap Kapten Persib Bandung, Marc Klok, memantik reaksi keras pendukung Persib Bandung, bobotoh.

Bobotoh menilai "serangan" Bhayangkara FC ke ke Marc Klok tidak didasari bukti kuat.

Menurut bobotoh, bila memang Marc Klok bertindak rasis seharusnya ada bukti kuat bukan sekasar tudingan via medsos.

Selain itu, bobotoh juga mengaku heran kenapa kejadian yang dianggap rasis itu tidak dilaporkan ke wasit.

Baca Juga: Jadwal Persib Bandung vs PSIM di Liga 1 Super League

Baca Juga: Empat Laga Menuju Juara Liga 1 Super League, Persib atau Borneo FC

Permasalahan ini bermula dari postingan di akun Instagram Bhayangkara FC, Sabtu (2/5/2026) malam.

Di postingan itu, pihak Bhayangkara FC menanggapi kabar di medsos tentang perseteruan kapten kedua tim, Wahyu Subo Seto dan Marc Klok.

Disebutkan, perseteruan terjadi usai laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026).

Maung Bandung (julukan Persib) menang 4-2 atas tuan rumah.

Padahal Bhayangkara FC sempat unggul 2-0 atas Persib Bandung.

Di medsos kemudian beredar video saat Wahyu Subo Seto dan Marc Klok berdebat di lorong stadion usai laga berakhir.

Video inilah yang ditanggapi Bhayangkara FC melalui postingan di Instagram klub.

“Terkait dengan beredarnya video perdebatan antara kapten Bhayangkara Presisi Lampung FC Wahyu Subo Seto yang tersebar luas di media sosial, manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dinilai wajib meluruskan kenapa kejadian tersebut terjadi,” tulis Bhayangkara FC sebagaimana dikutip Wartabanjar.com, Minggu (3/5/2026).

Dalam postingan itu, pihak Bhayangkara FC menyebut kapten Persib Bandung Marc Klok melakukan aksi rasisme.

Para bobotoh pun langsung bereaksi keras.

Mereka tidak terima Marc Klok dituding negatif tanpa disertai bukti kuat.

"Gak ada bukti kok statement, pencemaran nama baik, lapor balik," tulis akun mediapersib1.