WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Usai melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama, Pemerintah Kabupaten Banjar masih menyisakan sejumlah jabatan strategis yang belum terisi.

Saat ditemui seusai pelantikan, Sekretaris Daerah Banjar, Yudi Andrea, menyebutkan terdapat sekitar delapan jabatan yang saat ini masih kosong.

“Masih ada sekitar delapan jabatan yang belum terisi,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Menurut Yudi, pelantikan yang dilakukan sebelumnya difokuskan untuk mengisi jabatan prioritas yang berkaitan dengan kebutuhan program pemerintah daerah.

Di antaranya meliputi sektor perencanaan, keuangan, dan koperasi serta perdagangan.

“Yang diisi kemarin itu yang prioritas dulu,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah jabatan lain, terutama di sektor teknis seperti pekerjaan umum dan permukiman, masih menunggu proses lanjutan.

Ia menjelaskan, pengisian jabatan tersebut saat ini masih dalam tahap asesmen di Kementerian Dalam Negeri.

Dalam waktu dekat, pemerintah daerah dijadwalkan mengikuti pertemuan lanjutan untuk membahas proses tersebut.

“Besok insyaallah ada Zoom meeting dengan kementerian,” katanya.

Setelah tahapan tersebut selesai, akan ditentukan pejabat yang akan mengisi posisi-posisi yang masih kosong.

Pengisian jabatan nantinya dilakukan melalui mekanisme seleksi, baik promosi maupun lelang jabatan.

“Semua akan melalui asesmen lagi,” ujarnya.

Yudi menegaskan, pengisian jabatan ini bukan disebabkan adanya dinamika tertentu, melainkan kebutuhan organisasi.

“Bukan karena dinamika, tapi memang kebutuhan untuk mengisi jabatan yang kosong,” tegasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: andi akbar