WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Upaya proaktif dalam membendung potensi gangguan keamanan di tingkat desa terus digencarkan oleh aparat kepolisian melalui pendekatan humanis langsung ke rumah-rumah warga di Pelaihari, Minggu (26/4/2026).
Strategi jemput bola ini dijalankan oleh Bripka Febrian Anggara, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Polsek Bati-Bati.
Melalui skema Door to Door System (DDS), ia menyisir kawasan pemukiman untuk memastikan bahwa keamanan bukan sekadar slogan, melainkan kondisi nyata yang dirasakan masyarakat. Dialog dua arah ini menjadi instrumen penting bagi Polri untuk memetakan dinamika sosial dan menyerap keresahan warga secara langsung.
Dalam interaksi tersebut, Bripka Febrian tidak hanya sekadar berkunjung, tetapi juga menanamkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya kewaspadaan dini.
Warga diingatkan untuk menjaga kohesi sosial dan tidak ragu bertindak cepat dengan melapor ke pihak berwenang jika menemukan anomali atau potensi konflik di lingkungan mereka.
Mengenai esensi dari pendekatan lapangan ini, Bripka Febrian Anggara menegaskan:







