WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Media Italia kembali diguncang isu besar setelah Gianluca Rocchi, penunjuk wasit Liga Italia, diperiksa Kejaksaan Milan terkait dugaan pengaruh terhadap beberapa laga yang menguntungkan Inter Milan. Spekulasi pun mencuat, menyebut kemungkinan skandal serupa Calciopoli 2006 bisa terulang.

Kabar mengejutkan datang dari Italia pada Sabtu (25/4/2026) ketika Kejaksaan Milan memeriksa Gianluca Rocchi, sosok penting dalam penunjukan wasit Serie A. Media Italia menyoroti dugaan adanya intervensi yang menguntungkan Inter Milan dalam dua pertandingan penting, sehingga memunculkan bayangan skandal lama Calciopoli yang pernah mengguncang sepak bola Italia dua dekade lalu.

Laporan awal muncul dari agensi AGI, kemudian dikonfirmasi oleh media besar seperti Sky Sports Italia, Calcio e Finanza, dan La Gazzetta dello Sport. Dugaan utama adalah adanya tekanan terhadap VAR dan asisten VAR dalam dua musim terakhir. Rocchi disebut menunjuk Andrea Colombo untuk laga Inter melawan Bologna pada April 2025, serta mencopot Daniele Doveri dari semifinal Coppa Italia kontra AC Milan karena dianggap tidak disukai Inter.

Meski pada akhirnya Inter justru kalah dalam kedua laga tersebut, tindakan Rocchi tetap dianggap melanggar aturan karena diduga dilakukan demi kepentingan Nerazzurri. Situasi ini membuat publik Italia kembali teringat pada Calciopoli 2006, skandal pengaturan wasit yang kala itu melibatkan Juventus dan sejumlah klub besar.

Media Italia seperti Tuttosport dan Gazzetta dello Sport langsung mengangkat isu ini dengan tajuk provokatif. Tuttosport menulis, “Apakah ini Calciopoli yang baru?”, sementara Gazzetta menyebutnya sebagai “kejutan lain dalam sepak bola Italia.” Reaksi keras juga muncul dari fans yang menilai sepak bola Italia kembali berada di ambang krisis integritas.

Selain laga Inter, Rocchi juga disebut terlibat dalam pertandingan Udinese melawan Parma. Walau bukti masih terbatas, spekulasi berkembang bahwa kasus ini bisa menjadi awal dari skandal besar baru yang disebut “Arbitropoli” oleh sebagian penggemar.