WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Sebanyak 411 jemaah haji asal Kabupaten Tanah Laut dilepas secara resmi oleh Bupati Rahmat Trianto dalam suasana penuh haru di Masjid Syuhada Pelaihari, Rabu (22/04/2026).

Pelepasan ini menandai awal perjalanan panjang bagi 409 jemaah dan 2 petugas pendamping yang terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tanah Laut, Awang Fathuddin, merinci bahwa mayoritas jemaah yang berjumlah 360 orang tergabung dalam Kloter 9 dan dijadwalkan bertolak pada 5 Mei 2026.

Baca Juga Diperlukan Perawat Gigi untuk RS Amanah Banjarmasin, Cek Info Lowongan Kerja

Sementara itu, 55 jemaah sisanya yang masuk dalam Kloter 18 akan menyusul pada 18 Mei 2026 mendatang.​

"Jemaah haji Kabupaten Tanah Laut tahun ini berjumlah 409 orang, ditambah petugas sehingga total menjadi 411 orang," lapor Awang Fathuddin dalam acara tersebut.

Ibadah tahun ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi aspek pelayanan, mengingat terdapat 15 jemaah lansia, 60 jemaah kategori risiko tinggi, serta 18 jemaah yang memerlukan bantuan kursi roda.

Tercatat jemaah tertua menyentuh usia 84 tahun asal Kecamatan Batu Ampar, berbanding kontras dengan jemaah termuda yang baru menginjak usia 18 tahun asal Pelaihari.

​Dukungan penuh dari pemerintah daerah pun mendapat apresiasi tinggi.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati beserta jajaran yang telah memberikan perhatian besar, mulai dari seragam, transportasi, hingga fasilitas pendukung lainnya bagi jemaah," ungkap Awang.

​Di sisi lain, Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, dalam arahannya menekankan bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan ujian mental dan spiritual yang besar.

Ia mengingatkan para jemaah agar senantiasa meluruskan niat sejak kaki melangkah keluar dari rumah.​

"Dari sekian banyak umat Islam di dunia, Bapak dan Ibu adalah orang-orang yang dipanggil Allah untuk menjadi tamu-Nya. Ini adalah nikmat yang harus disyukuri," ucap Bupati.​

Menyikapi kondisi cuaca di Tanah Suci yang seringkali ekstrem, Bupati memberikan perhatian khusus pada ketahanan fisik para jemaah.