WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggelar rangkaian peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026 secara spektakuler.

Kegiatan ini memadukan aksi kepedulian lingkungan, pelestarian budaya, hingga penguatan kapasitas perempuan yang dipusatkan di Balairung Tuntung Pandang, Senin (20/4/2026).

​Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, menyampaikan bahwa setiap agenda dalam rangkaian acara ini memiliki tujuan edukasi yang kuat bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya bagi kaum perempuan untuk meneladani perjuangan Kartini dan menerapkannya dalam menghadapi tantangan zaman modern.

​"Puji syukur kita dapat melaksanakan rangkaian acara Hari Kartini ke-147 tahun 2026 ini. Sebelumnya, kita juga sudah melaksanakan jalan santai di Pantai Batakan Baru pada hari Minggu kemarin."

​Tema peringatan tahun ini didesain agar menyentuh seluruh lapisan generasi di Bumi Tuntung Pandang. Hj. Dian berharap semangat juang tokoh emansipasi wanita tersebut tidak luntur dan terus menjadi inspirasi bagi para remaja sebagai agen perubahan di masa depan.

​"Tema tahun ini 'Semangat Kartini Inspirasi Lintas Generasi' bertujuan agar kita terus mengingatkan generasi muda betapa pentingnya perjuangan Kartini terdahulu sebagai inspirasi yang terus mengalir," ujar Hj. Dian Rahmat.

​Maria Ulfah selaku Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Dinas DP3A P2KB Kabupaten Tanah Laut, memberikan rincian teknis mengenai keberlanjutan rangkaian acara tersebut.

Ia menjelaskan bahwa seluruh kegiatan ini merupakan sinergi lintas organisasi wanita se-Tanah Laut yang telah dipersiapkan secara matang.

​"Puncak peringatan akan dilaksanakan pada 23 April dengan agenda Talk Show dan Seminar. Kami menghadirkan narasumber istimewa seperti Ibunda Hj. Dewi Motik, Pak Hanafi, dan Putri Pariwisata Kalsel, Jackelen."

​Acara puncak tersebut direncanakan menjadi ajang berbagi ilmu dengan menghadirkan narasumber berskala nasional untuk memotivasi perempuan di Tanah Laut agar semakin berdaya.

Maria menambahkan bahwa momen tersebut juga akan menjadi ajang apresiasi bagi sosok-sosok wanita yang telah berkontribusi bagi daerah.