Ratusan Siswa Ikuti Khataman Al-Qur’an Tingkat SD di Jaro dan Muara Uya
WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam Kecamatan Muara Uya dan Jaro menggelar kegiatan khataman Al-Qur’an tingkat Sekolah Dasar (SD) yang diikuti ratusan siswa.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Khataman Al-Qur’an tingkat SD se-Kecamatan Muara Uya dan Jaro tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Madaniyah Jaro, mengusung tema “Khataman Al-Qur’an, Langkah Awal Menuju Tabalong SMART.”
Sebanyak 700 siswa kelas VI dari dua kecamatan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Selain itu, sekitar 250 undangan juga hadir, sehingga total peserta mencapai kurang lebih 900 orang.
Ketua panitia, Muhammad Nur Azmi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta siswa terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat hubungan mereka dengan kitab suci.
"Kegiatan diawali dengan pawai mini yang menampilkan budaya Banjar, seperti tradisi penyajian lakatan atau tumpeng serta penggunaan pakaian adat oleh para peserta," ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Tradisi ini lanjut Nur Azmi, merupakan bagian yang biasa dilakukan masyarakat Banjar dalam pelaksanaan khataman Al-Qur’an.
“Jadi kegiatan hari ini kita mulai dengan pawai mini, yang mana kegiatan pawai ini yaitu menampilkan budaya Banjar kita, yaitu apabila khataman kita menyediakan semacam lakatan atau tumpeng, kemudian peserta khataman berpakaian adat Banjar. Ini juga untuk menumbuhkan rasa kebudayaan kepada siswa dan siswi,” tambah Nur Azmi.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengenalkan serta menanamkan nilai budaya lokal kepada generasi muda.
Pemilihan lokasi di Pondok Pesantren Al-Madaniyah Jaro dinilai strategis karena mampu menampung jumlah peserta yang besar.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Bupati Tabalong, unsur Pemerintah Kecamatan Jaro, pengawas pendidikan, perwakilan Kementerian Agama, pemimpin pondok pesantren, serta para kepala sekolah dan dewan guru dari sekolah dasar di dua kecamatan tersebut.
Panitia berharap kegiatan khataman Al-Qur’an ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana pembinaan generasi muda yang religius sekaligus berkarakter. (wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Yayu