Ia menyampaikan bahwa apabila pekerjaan dilakukan dengan cara yang sama, maka hasilnya pun akan tetap sama.
Oleh karena itu, diperlukan pendekatan baru melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, dan Dharma Wanita Persatuan sebagai upaya percepatan peningkatan capaian imunisasi.
“Kalau kita mengerjakan dengan cara yang sama maka hasilnya akan tetap sama. Jika ingin hasil berbeda, kerjakan dengan cara yang berbeda, dengan cara berkolaborasi dengan TP PKK dan DWP Kabupaten Barito Kuala,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan untuk pencapaian Imunisasi Dasar Lengkap kepada lima Puskesmas dengan capaian terbaik, yaitu:
1. Tabunganen dengan capaian 95 persen.
2. Berangas dengan capaian 83 persen.
3. Tabukan dengan capaian 80 persen.
4. Barambai dengan capaian 79 persen.
5. Anjir Pasar dengan capaian 69 persen.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kita betapa pentingnya imunisasi.
Imunisasi bukan sekadar kewajiban, melainkan hak dasar anak untuk mendapatkan perlindungan dari PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) , seperti campak, polio, difteri, dan lainnya.
Rapat tersebut turut dihadiri seluruh Kepala Puskesmas se Kabupaten Barito Kuala. (wartabanjar.com/*)
Editor: Yayu







