Perluas Layanan Keuangan ke Pelosok, Bank Kalsel Operasikan 968 ADINK di 2026
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Bank Kalsel terus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dengan mengoperasikan sebanyak 968 Agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang tersebar di seluruh Kalsel.
Agen Laku Pandai milik Bank Kalsel ini diberi nama ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan).
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin belum lama ini mengatakan, tujuan pengoperasian 968 ADINK itu adalah untuk mendekatkan layanan perbankan hingga ke daerah pedesaan.
Pencapaian 968 agen aktif ini merupakan bagian dari strategi besar Bank Kalsel dalam mendukung misi Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bidang pemerataan akses keuangan.
"Ini wujud konsistensi Bank Kalsel dalam memastikan layanan keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang jauh dari kantor bank,” ujarnya.
Pihaknya berharap, dengan semakin banyaknya titik agen yang aktif, peluang masyarakat di pelosok untuk mengelola keuangan secara digital menjadi lebih cepat, mudah, dan nyaman.
"Diharapkan juga agen-agen ini mampu membentengi masyarakat dari praktik keuangan ilegal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui transaksi yang lebih efisien," sambungnya, dikutip Kamis (16/4/2026).
Kehadiran ADINK ini berfungsi sebagai perpanjangan tangan bank untuk memberikan layanan dasar perbankan kepada masyarakat, yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang.
Beberapa layanan utama yang dapat dinikmati masyarakat melalui agen ADINK antara lain, pembukaan rekening tabungan, setoran dan penarikan tunai secara real-time, pembayaran tagihan (listrik, air, pajak, dan lain-lain), serta transfer dana antar rekening. (wartabanjar.com/*)
Editor: Yayu