RSUD Hadji Boejasin Pelaihari Kejar Layanan Kanker di 2026, drg Budi: Target Operasional Tahun Depan

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– RSUD Hadji Boejasin Pelaihari di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan tengah bersiap meningkatkan kelas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Direktur RSUD Hadji Boejasin, drg. Budi Rukhiyat, M.A., mengungkapkan bahwa saat ini fokus utama rumah sakit adalah pemenuhan izin operasional dan pengembangan layanan spesialis baru.

Ditemui awak media usai menghadiri acara pelantikan pejabat di Gedung Sarantang Saruntung, Senin (06/04/2026), drg. Budi menjelaskan bahwa pihaknya baru saja melewati fase visitasi perpanjangan surat izin operasional.

Visitasi ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten, Provinsi, DPMPTSP, hingga Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI).

​”Alhamdulillah, hasil visitasi baik dokumen maupun tinjauan lapangan ke ruang rawat inap, rawat jalan, laboratorium, hingga IGD dan PONEK dinyatakan memenuhi kualifikasi dalam berita acara,” ujar drg. Budi.

Lebih lanjut, ia memaparkan ambisi besar rumah sakit di tahun 2026, yakni menghadirkan layanan kanker.

Saat ini, pihak rumah sakit sedang mengejar kesiapan sarana prasarana serta izin operasional khusus untuk layanan tersebut.

​”Tahun 2026 ini kita maksimalkan sarana prasarananya, sehingga targetnya di 2027 layanan kanker sudah bisa running (beroperasi),” tambahnya.

​Terkait kelengkapan alat kesehatan, drg. Budi menyebutkan adanya dukungan besar dari Kementerian Kesehatan berupa alat Mammografi untuk deteksi kanker payudara serta CT Scan yang dijadwalkan tiba tahun ini.