WARTABABJAR.COM, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, memaparkan sejumlah progres pembangunan strategis di Banua, mulai dari Jembatan Pulau Laut hingga Bendungan Riam Kiwa.
Hal tersebut disampaikannya seusai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah 2026 dalam rangka Penyusunan RKPD 2027 di Gedung Idham Chalid, Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (7/4/2026).
Salah satu proyek utama yakni Jembatan Pulau Laut yang saat ini masih dalam tahap pemantapan. “Pengerjaan sudah dimulai sejak 2025, dan insyaallah selesai pada 2028,” ujar orang nomor satu Kalsel tersebut.
Selain itu, pembangunan stadion bertaraf internasional juga terus disiapkan. Pada tahun ini, pemerintah daerah memfokuskan pada pembebasan lahan sebelum masuk tahap konstruksi.
“Di tahun ini pembebasan, kemungkinan pengerjaan fisiknya di akhir 2026 karena ini multi years, targetnya 2028,” jelasnya.
Pemprov Kalsel juga menyiapkan pembangunan Jalan Lintas Tengah yang menghubungkan Mali-Mali di Kabupaten Banjar menuju Binuang di Kabupaten Tapin sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan arus di Jalan A. Yani.
“Jalan Mali-Mali menuju Binuang ini untuk memecah arus ke arah Hulu Sungai. Tahun ini pembebasan lahan, pelaksanaan kemungkinan 2027,” tambah Muhidin.













