WARTABANJAR.COM, BARABAI– Umat Kristiani di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan ibadah Jumat Agung dengan khidmat di sejumlah gereja, Jumat (3/4/2026).

Di tengah suasana penuh makna tersebut, kehadiran aparat kepolisian turut memberikan rasa aman bagi jemaat yang menjalankan ibadah memperingati wafatnya Isa Almasih.

Sejumlah gereja yang menjadi lokasi ibadah di antaranya Gereja Alfa dan Omega Yonif 621/MTG di Desa Benawa Tengah, Kecamatan Barabai, Gereja Pantikosta di Desa Labuhan, Kecamatan Batang Alai Selatan, serta Gereja Sion di Desa Batu Kembar Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur.

Sejak sebelum ibadah dimulai, personel Polres Hulu Sungai Tengah bersama jajaran Polsek telah bersiaga di lokasi.

Mereka melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, serta membantu mengatur arus keluar masuk jemaat agar kegiatan berjalan tertib.

Ibadah berlangsung dengan lancar, dipimpin oleh masing-masing pendeta, dengan jumlah jemaat berkisar antara 30 hingga 100 orang di setiap gereja.

Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan kondusif. Ini adalah bentuk pelayanan kami agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di tengah kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA: Klasemen dan Jadwal Live PSIS Semarang vs Barito Putera di Liga 2 Championship, Duel Penuh Ketegangan

Menurutnya, suasana aman yang tercipta tidak lepas dari kerja sama semua pihak, termasuk pengurus gereja dan masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Dengan pengamanan yang dilakukan, seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung di wilayah Hulu Sungai Tengah berjalan aman, tertib, dan tanpa gangguan.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat pun menjadi bagian dari upaya menciptakan rasa nyaman, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi di daerah tersebut. (wartabanjar.com/Adew)

Editor: Yayu