Wisata Riam Bajandik di HST Diserbu Ribuan Pengunjung Selama Sepekan Usai Idulfitri 1447 H
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Salah satunya terlihat di objek wisata Riam Bajandik, Desa Baru, Kecamatan Batu Benawa, yang terus dipadati pengunjung selama sepekan setelah hari raya.
Berjarak sekitar sembilan kilometer dari pusat Kota Barabai, Riam Bajandik menjadi magnet bagi wisatawan lokal yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus bepergian jauh.
Aliran sungai yang jernih, bebatuan alami, serta udara pegunungan yang sejuk menciptakan pengalaman berlibur yang sederhana namun berkesan.
Berdasarkan pantauan wartabanjar.com Minggu (29/3/2026), kawasan Riam Bajandik sejak pagi hingga sore tak pernah sepi.
Pengunjung datang silih berganti, sebagian besar bersama keluarga, memanfaatkan momen libur Lebaran untuk bersantai di alam terbuka.
Pengelola Riam Bajandik, M. Aini, mengungkapkan lonjakan jumlah pengunjung terjadi sejak hari pertama Lebaran.
“Untuk hari pertama sampai hari ketiga setelah Lebaran, pengunjung diperkirakan mencapai lima ribu hingga sepuluh ribu orang per hari. Itu memang puncak keramaian,” jelasnya kepada wartabanjar.com, Minggu (29/3/2026).
Memasuki hari berikutnya, jumlah wisatawan memang mulai berangsur menurun, namun tetap dalam kategori ramai.
“Dari hari keempat sampai hari kedelapan, pengunjung masih berkisar tiga ribu sampai lima ribu orang per hari,” tambahnya.
Riam Bajandik sendiri merupakan destinasi yang sudah terkenal sejak 2019, tempat ini terus berkembang dan dikelola oleh BUMDes Baru Riam Bajandik.
Konsep wisata alam yang sederhana dengan harga tiket terjangkau menjadi daya tarik tersendiri.
Pengunjung hanya perlu membayar Rp5.000 untuk menikmati keindahan alam yang masih asri.
BACA JUGA: Gol Rizky Pora Buat Unggul Barito Putera Atas Persiku Kudus Skor 1-0
Bagi wisatawan seperti Syaibatul, Riam Bajandik bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi juga ruang untuk melepas penat bersama keluarga.
“Di sini suasananya tenang, airnya jernih, dan tempatnya masih alami. Cocok untuk liburan keluarga, apalagi biayanya murah,” ujarnya.
Tingginya kunjungan wisatawan selama libur Lebaran ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan pariwisata lokal di HST.