WARTABANJAR.COM, BARABAI – Seorang perempuan lanjut usia bernama Janainah (81), warga Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan sempat dilaporkan hilang setelah tidak pulang ke rumah selama lebih dari 24 jam.

Peristiwa ini dilaporkan pada Kamis (26/03/2026) sekitar pukul 18.51 Wita, setelah pihak keluarga dan warga setempat tidak menemukan keberadaan korban sejak Rabu malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartabanjar.com, Janainah terakhir terlihat keluar rumah pada Rabu (25/03/2026) sekitar pukul 20.30 Wita.

Baca Juga Live Streaming Barito Putera vs Persiku Kudus, Tanpa Coach Teco

Korban diketahui memang kerap berjalan-jalan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Namun hingga keesokan harinya, korban tak kunjung kembali. Warga yang khawatir sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar desa, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar HST.

Mendapat laporan tersebut, petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, Tagana, Balakar 654 Murakata, aparat desa, relawan, serta masyarakat setempat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.52 Wita, tim langsung melakukan pendalaman informasi dan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.

Kasi Kedaruratan BPBD HST, Fitriadi, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara intensif hingga malam hari.

“Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penyisiran. Sekitar pukul 21.55 Wita, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di area perkebunan,” ujarnya.

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi dan atas permintaan keluarga langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.

Fitriadi menambahkan, keberhasilan pencarian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh unsur yang terlibat di lapangan, termasuk masyarakat setempat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya lanjut usia. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu