WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Sejumlah langkah dinilai perlu segera dilakukan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di kawasan Simpang Empat Banjarbaru, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Akademisi ULM pengamat tata kota, Dr. Eng. Akbar Rahman, mengatakan solusi jangka pendek dapat difokuskan pada manajemen operasional lalu lintas.

“Pengaturan fase pergerakan pada jam puncak, pembatasan akses langsung dari kawasan komersial, serta penertiban parkir dan aktivitas tepi jalan perlu dilakukan,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Selain itu, penempatan petugas berbasis pola waktu serta penerapan skema buka-tutup arus dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan.

“Intinya mengurangi konflik dalam simpul tanpa harus mengubah struktur secara besar,” katanya.

Namun demikian, ia menegaskan solusi jangka panjang tetap menjadi kunci utama untuk mengatasi persoalan secara menyeluruh.

Salah satu langkah penting adalah pengembangan transportasi publik yang saling terhubung.

BACA JUGA: Pemkab Tabalong Usulkan 1.620 ASN 2026, Disetujui Hanya 165 Formasi CPNS dan PPPK

“Tanpa transportasi publik, seluruh mobilitas akan bergantung pada kendaraan pribadi, sehingga beban simpul akan terus meningkat,” jelasnya.

Selain itu, diperlukan upaya penyebaran pusat aktivitas agar tidak terkonsentrasi di satu kawasan.

“Perlu juga redesain simpul, pembukaan jaringan jalan alternatif, serta penataan tata guna lahan secara menyeluruh,” tutup Dr. Akbar. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu