Hantam Belakang di Pagi Hari, Empat Korban Terluka Dalam Laka Beruntun di Jorong
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur tengkorak Jalan A. Yani, tepatnya di Desa Jorong RT 12, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.
Kecelakaan yang melibatkan tiga unit sepeda motor pada Rabu (25/3/2026) pagi ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian pengendara dalam memberikan isyarat saat akan merubah arah.
Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H. membeberkan kronologi kejadian yang bermula dari pergerakan sepeda motor Honda Revo hitam bernomor polisi DA 2310 WS.
Saat itu, pengendara bernama Sunardi yang melaju dari arah Kintap menuju Pelaihari, tiba-tiba membelokkan kendaraannya ke arah kanan menuju sebuah minimarket.
"Bermula dari pengendara Motor Honda Revo warna Hitam yang dikendarai Sunardi dari arah Kintap menuju Pelaihari secara tiba-tiba dan tanpa isyarat belok ke arah kanan menuju Indomaret," terang Iptu Rahmad Ramadhani dalam keterangannya.
Langkah mendadak tersebut membuat pengendara Honda Scoopy hijau (DA 2169 LBV) di belakangnya, Muhammad Ilham, tak sempat mengerem.
Benturan keras di bagian belakang motor Revo tak terelakkan hingga mengakibatkan para korban terpental ke badan jalan.
Situasi kian pelik saat sebuah motor Honda Kharisma dari arah berlawanan terpaksa membanting setir ke parit demi menghindari tumpukan kendaraan di tengah jalan.
Akibat peristiwa ini, empat orang dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk seorang penumpang.
Meski mengalami kerusakan materiil sekitar Rp 2 juta, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Jorong memberikan peringatan keras kepada para pengguna jalan yang melintasi wilayah hukumnya agar lebih disiplin dalam berkomunikasi di jalan raya melalui lampu isyarat.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu waspada dan memberikan isyarat atau lampu sein sebelum berbelok, serta pastikan jarak aman kendaraan demi menghindari kecelakaan yang merugikan diri sendiri dan orang lain," tegas Iptu Rahmad Ramadhani.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan lokasi kejadian dan memastikan arus lalu lintas di Jalan Nasional tersebut kembali normal dan terkendali. (Wartabanjar.com/Gazali)