WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Como menjadi kejutan terbesar Serie A musim ini setelah promosi dan kini berada jalur menuju Liga Champions.
Di bawah arahan Cesc Fabregas, Como tampil konsisten dan bersaing dengan tim besar seperti AS Roma dan Juventus.
Mereka bertengger posisi keempat klasemen sementara dan yang sangat unggul dalam perburuan tiket kompetisi elite Eropa musim ini.
Dua musim lalu Como masih berkompetisi di Serie B sebelum bangkit kembali setelah mendapatkan investasi besar yang signifikan.
Namun terdapat tantangan serius yang berpotensi menghambat langkah Como menuju panggung tertinggi Eropa pada musim mendatang nanti itu.
Stadio Giuseppe Sinigaglia belum memenuhi standar UEFA sehingga Como harus melakukan renovasi besar agar sesuai regulasi kompetisi Eropa.
Jika renovasi tidak rampung sebelum September 2026, Como akan mencari stadion alternatif seperti Mapei Stadium di Reggio Emilia.
Klub menghadapi risiko finansial karena kerugian 105 juta euro Juni 2025 dalam konteks aturan Financial Fair Play UEFA.
UEFA diperkirakan memberi toleransi awal namun Como wajib menyeimbangkan keuangan melalui skema Settlement Agreement seperti dialami Aston Villa.
Tantangan stadion dan regulasi keuangan menjadi ujian bagi Como untuk menjaga performa sekaligus memastikan kesiapan menuju Liga Champions. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







