Gara-gara Aplikasi Lari Seorang Perwira, Lokasi Kapal Induk Prancis Diduga Bocor ke Publik
WARTABANJAR.COM – Sebuah insiden tak terduga terjadi di militer Prancis setelah lokasi kapal induk andalannya diduga bocor ke publik akibat aktivitas olahraga seorang perwira.
Laporan media Prancis, Le Monde, menyebut seorang perwira Angkatan Laut bernama Arthur tanpa sengaja membocorkan posisi kapal induk Charles de Gaulle.
Kejadian ini bermula saat sang perwira merekam aktivitas lari selama 35 menit di atas dek kapal menggunakan smartwatch yang terhubung ke aplikasi kebugaran Strava pada 13 Maret 2026.
Data yang diunggah ke aplikasi tersebut membentuk peta rute GPS, yang secara tidak langsung mengungkap lokasi kapal induk saat itu berada di kawasan Laut Mediterania Timur, sekitar 100 kilometer dari lepas pantai Turki.
Padahal, kapal induk Charles de Gaulle tengah menjalankan misi strategis di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, menyusul konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran.
Kapal tersebut diketahui membawa kekuatan tempur signifikan, termasuk puluhan jet tempur, pesawat pengintai, dan helikopter.
Media BBC melaporkan pihak militer Prancis menyatakan insiden ini tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku dan akan ditindaklanjuti jika terbukti benar.
Bukan Kasus Pertama
Insiden ini menambah daftar panjang kebocoran data sensitif akibat penggunaan aplikasi kebugaran.
Sebelumnya, aplikasi seperti Strava juga pernah mengungkap aktivitas dan lokasi personel militer di berbagai pangkalan rahasia dunia, termasuk milik Amerika Serikat dan Israel.
Kasus serupa juga pernah melibatkan pengawal tokoh penting dunia seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Amerika Serikat Joe Biden, hingga Presiden Rusia Vladimir Putin.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan serius terkait pentingnya keamanan data digital, terutama bagi personel militer yang bertugas dalam operasi sensitif.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad