WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Harapan Manchester City untuk bangkit di leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA harus pupus setelah takluk 1-2 dari Real Madrid. Kekalahan ini membuat tim asuhan Pep Guardiola tersingkir dengan agregat telak 1-5.

Laga yang berlangsung di Etihad Stadium itu menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah, terutama setelah insiden handball yang dilakukan Bernardo Silva. Gelandang asal Portugal tersebut menyentuh bola di garis gawang saat mencoba menghalau peluang Vinicius Junior, yang berujung penalti sekaligus kartu merah.

Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan. Vinicius sukses mengeksekusi penalti dan memperbesar keunggulan agregat Los Blancos, membuat tugas City semakin berat dengan bermain 10 orang.

Meski sempat memberi perlawanan, situasi tersebut membuat peluang comeback City nyaris mustahil. Kesalahan Bernardo Silva bahkan disebut sebagai “hukuman ganda” karena tidak hanya menghasilkan gol bagi Madrid, tetapi juga mengurangi jumlah pemain di lapangan.

Kekalahan ini kembali menegaskan dominasi Real Madrid atas Manchester City di kompetisi Eropa. Sementara itu, Guardiola kembali gagal mengatasi wakil Spanyol tersebut di Liga Champions, meski sebelumnya berambisi membawa timnya melaju lebih jauh.

Bagi City, hasil ini menjadi pukulan telak sekaligus bahan evaluasi. Sementara Real Madrid melangkah mantap ke babak berikutnya dengan performa yang lebih efektif dan disiplin sepanjang dua leg pertandingan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar