Pemkab HST Perkuat Penanggulangan Kemiskinan Lewat Sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) HST, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat penanggulangan kemiskinan melalui penyediaan data sosial dan ekonomi yang akurat serta terintegrasi.
Sosialisasi ini dihadiri Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah Gusti Rosyadi Elmi selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, jajaran Forkopimda, para asisten, kepala SKPD, serta camat se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya satu data sosial dan ekonomi yang valid dan akurat sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan serta penyaluran program bantuan kepada masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional yang menekankan pentingnya integrasi data agar program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Data yang valid sangat menentukan keberhasilan program sosial dan ekonomi. Dengan data tunggal, kita dapat mengenali masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan serta menyusun program yang tepat sasaran,” ujarnya.
Wabup menegaskan, keberhasilan implementasi data tunggal tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan sinergi seluruh perangkat daerah hingga pemerintah desa.
Karena itu, Wabup Gusti meminta para camat, kepala SKPD, serta pemerintah desa untuk aktif melakukan pemutakhiran data sesuai dengan Surat Edaran Bupati Hulu Sungai Tengah Nomor 050/095/BAPPERIDA/2026.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah berharap seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya pengelolaan data sosial dan ekonomi yang akurat dan terintegrasi.
“Saya berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dan bekerja sama agar data sosial dan ekonomi yang dihimpun benar-benar akurat, sehingga setiap program pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu