Hasnuryadi Tegaskan Amanah Abah dan Mama: Barito Putera Harus Tetap Dekat dengan Masyarakat Banua!
BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Owner Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menegaskan bahwa tradisi pertemuan antara manajemen, pemain, dan suporter merupakan amanah dari orang tuanya yang harus terus dijaga.
Hal tersebut disampaikan Hasnuryadi saat pertemuan keluarga besar Barito Putera yang digelar di kediaman founder tim di kawasan Kampung Melayu Darat, Banjarmasin, akhir pekan lalu.
Pertemuan tersebut dihadiri manajemen, tim pelatih, pemain, serta para suporter yang diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi demi kemajuan tim berjuluk Laskar Antasari.
Menurut Hasnuryadi, tradisi berkumpul dan berdialog dengan suporter bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari warisan nilai yang ditanamkan oleh orang tuanya agar klub tetap dekat dengan masyarakat.
“Ini amanah dari Abah dan Mama. Tradisi ini sudah dilakukan sejak dulu dan kami diamanahkan untuk menjaganya. Barito Putera ini milik masyarakat Banua,” ujar Hasnuryadi.
Ia menegaskan, kedekatan antara klub dan masyarakat menjadi kekuatan utama Barito Putera dalam menghadapi kompetisi.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh elemen tim juga sepakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kerja keras demi mengembalikan prestasi tim.
Hasnuryadi berharap semangat yang terbangun dari pertemuan tersebut mampu menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk meraih hasil terbaik pada sisa pertandingan musim ini.
“Semoga kita bisa kembali ke jalur kemenangan di sisa pertandingan dan tetap konsisten agar bisa kembali ke Liga 1,” harapnya.
Sementara itu, pelatih kepala Barito Putera, Stefano Cugurra, menilai dukungan suporter menjadi energi penting bagi tim.
Menurutnya, kecintaan suporter kepada klub memberikan motivasi tambahan bagi pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.
Dengan semangat kebersamaan antara manajemen, pemain, dan suporter, Barito Putera optimistis dapat menjaga performa tim sekaligus mewujudkan target kembali bersaing di Liga 1.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad