WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk Kelurahan Barabai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu malam, 4 Maret 2026 sekitar pukul 18.57 WITA, tepat saat warga baru saja selesai melaksanakan buka puasa.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Jalan Sarigading RT 04 Gang Sawahan. Api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan rumah di lokasi terbuat dari material kayu sehingga mudah terbakar.

Berdasarkan data di lapangan, sedikitnya empat rumah dilaporkan hangus terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan sekitar 30 persen akibat terdampak kobaran api.

Akibat kejadian tersebut, tiga keluarga kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka terbakar bersama sebagian besar barang berharga dan dokumen penting.

Ketua RT setempat, Budi, mengatakan api pertama kali diduga muncul dari rumah milik Hj. Erna yang diketahui baru ditempati sekitar satu setengah bulan.

“Api awalnya terlihat dari rumah milik Erna,” ujarnya.

Namun demikian, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Data pemilik bangunan yang terdampak antara lain rumah milik Sajidin atau Lani yang dihuni dua jiwa, serta rumah milik Hj. Erna dengan empat jiwa penghuni yang terbakar seluruhnya.

Selain itu, dua rumah lain yang merupakan rumah sewaan milik Barsah dan H. Ardi juga dilaporkan hangus terbakar. Sementara rumah milik Rahmat Khairi mengalami kerusakan sekitar 30 persen.

Saat kebakaran terjadi, warga sempat berupaya memadamkan api secara manual dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun kobaran api yang cepat membesar membuat upaya tersebut tidak maksimal.

Petugas pemadam kebakaran bersama relawan kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Akses jalan yang sempit serta kondisi permukiman yang padat sempat menyulitkan proses penanganan di lapangan.

Setelah dilakukan upaya pemadaman selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak merambat ke rumah lainnya.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.(Wartabanjar.com/Adew)

editor: nur_muhammad