Disiplin Harga Mati, Kapolres Tanah Laut Peringatkan Anggota Hindari Pelanggaran
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan memberikan instruksi bagi seluruh personel saat apel pagi di halaman Mapolres, Senin (02/03/2026).
Momentum ini bukan sekadar rutinitas baris-berbaris, melainkan menjadi panggung bagi Kapolres AKBP Ricky Boy Siallagan memberikan imbauan terkait kedisiplinan personel.
Turut hadir Wakapolres Kompol Thomas Afrian, jajaran Pejabat Utama (PJU), hingga ASN menunjukkan soliditas internal yang tengah diperkuat.
Baca Juga Barito Putera Salip Persipura di Klasemen Championship, PSS Sleman Tak Terkejar
Dalam instruksinya, Kapolres menitikberatkan pada aspek mentalitas dan integritas.
Ia mengingatkan bahwa profesionalisme harus berakar dari rasa syukur dan pengendalian diri yang kuat.
"Pentingnya rasa syukur atas nikmat kesehatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa sehingga seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan baik.
Hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi," tegas AKBP Ricky Boy Siallagan.
Lebih lanjut, pimpinan tertinggi Polres Tanah Laut ini menuntut jajarannya agar tidak reaktif namun tetap taktis saat bersinggungan dengan masyarakat. Menghadapi eskalasi di lapangan, ia berpesan:
"Selalu bersikap tenang dan profesional dalam menghadapi berbagai aksi maupun dinamika masyarakat di lapangan, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas."
Melengkapi arahan tersebut, Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian turut menyoroti aspek mikroskopis dalam bekerja, yakni estetika dan kenyamanan lingkungan kantor sebagai penunjang produktivitas.
"Pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kerapian lingkungan kerja, baik di dalam ruangan maupun di sekitar kantor, guna menciptakan suasana kerja yang nyaman dan mendukung kinerja personel."
Melalui apel pimpinan ini, Polres Tanah Laut berupaya mengonsolidasikan kekuatan moral anggotanya.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pelayanan publik yang prima hanya bisa dicapai jika kedisiplinan internal sudah tuntas dibenahi.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu