WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Upaya konkret menjaga estetika dan kesehatan lingkungan di titik vital pariwisata Kabupaten Tanah Laut kembali digelorakan melalui Apel Bersama Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Merespons instruksi Presiden Prabowo Subianto, ratusan personel gabungan memadati kawasan Pantai Takisung pada Jumat (27/2/2026) untuk memastikan program nasional ini tidak berhenti di tataran seremonial belaka.

Aksi Terintegrasi Lintas Instansi

Kehadiran Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan dan Dandim 1009/Tanah Laut, Letkol Inf Adhy Irawan yang didampingi unsur Forkopimda serta dinas terkait seperti Pariwisata, DPRKPLH, hingga Satpol PP, menjadi sinyal kuat mengenai komitmen kolektif.

Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas tata kelola kawasan publik yang selama ini menjadi wajah pariwisata daerah.

Dalam apel yang berlangsung di pesisir pantai tersebut, ditekankan bahwa Gerakan Indonesia ASRI adalah langkah nyata membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.

Fokusnya jelas, yaitu mengubah perilaku masyarakat dan wisatawan agar lebih bertanggung jawab terhadap kelestarian alam di destinasi unggulan.

Penyisiran Limbah dan Penataan Kawasan

Usai pelaksanaan apel, seluruh personel langsung bergerak menyisir bibir pantai.

Sampah plastik, ranting pohon, dan limbah kiriman dari laut diangkat dari pasir pantai.

Tidak hanya fokus pada sampah, penataan fasilitas umum juga dilakukan guna memberikan kenyamanan maksimal bagi pengunjung.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan menegaskan bahwa kebersihan lingkungan memiliki korelasi langsung dengan aspek keamanan.

"Kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah sekaligus bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat akan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta meningkatkan daya tarik wisata daerah," ujar Kapolres.

Edukasi Kolektif Demi Ekonomi Rakyat

Kegiatan ini sekaligus menjadi instrumen edukasi bagi pedagang dan pengunjung di area pantai.

Kesadaran kolektif diperlukan agar ekosistem pesisir tetap terjaga, yang pada akhirnya akan menjaga kelancaran aktivitas wisata dan mendongkrak denyut nadi perekonomian masyarakat sekitar.