WARTABANJAR.COM, SANTIAGO - Pihak berwenang di Wilayah Metropolitan Santiago, Chile, mengonfirmasi terjadinya ledakan hebat pada Kamis sore, 19 Februari 2026. Insiden mengerikan itu terjadi setelah sebuah truk bermuatan gas milik perusahaan Gasco terbalik di ruas Jalan Raya General Velásquez.

Kecelakaan bermula saat truk diduga menabrak pagar pembatas jalan hingga akhirnya terguling. Benturan keras tersebut menyebabkan struktur tangki bahan bakar pecah dan memicu kebocoran gas dalam jumlah besar. Gas yang keluar kemudian membentuk awan padat dan menyebar hingga radius kurang lebih 200 meter di kawasan industri sekaligus permukiman warga.

Tak lama kemudian, awan gas tersebut menemukan sumber api dan langsung memicu ledakan besar yang mengguncang area sekitar. Kobaran api dengan cepat melalap sejumlah bangunan, gudang, serta kendaraan yang berada di lokasi kejadian.

Dikutip dari akun Instagram @net2netnews.reborn, empat orang dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat insiden tragis tersebut. Selain itu, sepuluh orang dilaporkan mengalami luka-luka, dengan lima korban berada dalam kondisi sangat serius dan mendapatkan perawatan intensif.

Untuk mencegah risiko lanjutan, pihak berwenang segera menetapkan perimeter isolasi sejauh 200 meter dari titik ledakan. Proses evakuasi dan pengamanan dilakukan secara cepat guna menghindari korban tambahan.

Data sementara mencatat lebih dari 50 kendaraan hancur akibat kebakaran hebat yang melanda pekarangan dan gudang di sekitar lokasi. Kerugian material diperkirakan sangat besar, sementara penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti serta kemungkinan adanya unsur kelalaian.

Gubernur Metropolitan Santiago, Claudio Orrego, menyatakan bahwa kecelakaan tragis ini menjadi peringatan serius mengenai pentingnya standar keselamatan transportasi bahan berbahaya, terutama di wilayah padat aktivitas industri dan permukiman warga.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad