WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Upaya pencarian seorang pria yang hilang misterius sejak Selasa pagi akhirnya berhasil ditemukan di rimbunnya perkebunan kelapa sawit Desa Jorong, Rabu (18/2/2026).

Korban, G Eko Prayogi (41), seorang karyawan swasta, ditemukan tak bernyawa setelah pihak keluarga melakukan pelacakan digital.

Penemuan ini bermula dari kekhawatiran istri korban lantaran suaminya tak kunjung pulang sejak meninggalkan rumah pukul 10.00 WITA sehari sebelumnya.

Baca Juga Amalan Awal Ramadhan dari Abah Guru Sekumpul, Baca Surat Al Fath

Dibantu tetangga dan anak tirinya, saksi Yahya mencoba melacak posisi terakhir korban melalui akun email ponsel miliknya. Titik koordinat tersebut mengarahkan mereka masuk ke area kebun sawit di RT 01 RW 01 Desa Jorong.

Ketegangan memuncak saat para saksi mencoba menelepon nomor ponsel korban. Suara nada dering yang terdengar di kesunyian kebun menuntun langkah mereka ke sebuah pohon mangga.

Di sana, sekitar pukul 11.00 WITA, tubuh Eko ditemukan sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali tambang hijau.

Kapolsek Jorong, IPTU Ramadhani, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut setelah pihaknya menerima laporan dan melakukan olah TKP bersama tim Inafis Sat Reskrim Polres Tala.

"Benar, korban ditemukan saksi dalam kondisi gantung diri di dahan pohon mangga setelah mereka melacak sinyal HP dan mendengar nada dering di lokasi kebun sawit," ujar IPTU Ramadhani.

Berdasarkan hasil koordinasi, pihak keluarga terutama ayah kandung korban menyatakan keberatan untuk dilakukan prosedur otopsi maupun visum.

Hal ini diperkuat dengan surat pernyataan resmi penolakan yang telah ditandatangani.

Jenazah korban kini telah dibawa ke rumah orang tuanya di Desa Damit, Kecamatan Batu Ampar, untuk segera dikebumikan.

Hingga saat ini, motif di balik aksi nekat pria tersebut masih menyisakan tanda tanya bagi warga sekitar.(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu