Veda mencuri perhatian karena masih sangat muda, namun mendapat kesempatan tampil di Moto3 berkat prestasinya sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup 2025.
Keikutsertaan Veda menjadi tonggak penting bagi regenerasi pembalap Indonesia di level dunia, sekaligus melanjutkan tradisi pembalap binaan Astra Honda Racing Team di ajang Grand Prix.
Persaingan Ketat di Semua Kelas
Musim 2026 diprediksi berlangsung sengit di semua kelas. MotoGP akan tetap dihuni pembalap papan atas dunia, sementara Moto2 dan Moto3 menjadi arena pembuktian talenta muda menuju kelas premier.
Bagi Indonesia, kehadiran dua pembalap di dua kelas berbeda menjadi momentum penting untuk meningkatkan eksposur dan pengalaman di level tertinggi balap motor dunia.
Dengan pengalaman Mario di Moto2 serta potensi besar Veda di Moto3, publik Tanah Air kini punya alasan kuat untuk kembali menaruh harapan pada generasi baru pembalap Indonesia di pentas dunia. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







