WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin mengatur penggunaan pengeras suara di masjid dan mushola saat bulan suci Ramadhan 1447 H.

Aturan ini berdasarkan tata cara penggunaan pengeras suara mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE. 05 Tahun 2022 Tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola.

Baca Juga Kronologi Perkelahian Maut di Masjid Jami, Korban Meninggal Dunia Usai Ditikam

Berikut aturan penggunaan pengeras suara di masjid dan mushola :

a. Waktu Salat

  1. Subuh
    a) sebelum azan pada waktunya, pembacaan Al- Quran atau selawat/tarhim dapat menggunakan Pengeras Suara Luar dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) menit; dan
    b) pelaksanaan salat Subuh, zikir, doa, dan kuliah Subuh menggunakan Pengeras Suara Dalam.
  2. Zuhur, Asar, Magrib, dan lsya
    a) sebelum azan pada waktunya, pembacaan Al-Quran atau selawat/tarhim dapat menggunakan Pengeras Suara Luar dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) menit; dan
    b) sesudah azan dikumandangkan, yang digunakan Pengeras Suara Dalam.
  3. Jum'at
    a) sebelum azan pada waktunya, pembacaan Al-Quran atau selawat/tarhim dapat menggunakan Pengeras Suara Luar dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) menit; dan
    b) penyampaian pengumuman mengenai petugas Jum'at, hasil infak sedekah, pelaksanaan Khutbah Jum'at, Salat, zikir, dan doa, menggunakan Pengeras Suara Dalam.

b. Pengumandangan azan menggunakan Pengeras Suara.
c. Kegiatan Syiar Ramadan, gema takbir ldul Fitri, ldul Adha, dan Upacara Hari Besar Islam :

  1. penggunaan pengeras suara di bulan Ramadan baik dalam pelaksanaan Salat Tarawih, ceramah/kajian Ramadan, dan tadarrus Al-Qur'an menggunakan Pengeras Suara Dalam;
  2. takbir pada tanggal 1 Syawal di masjid/Mushola dapat dilakukan dengan menggunakan Pengeras Suara Luar sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat dan dapat dilanjutkan dengan Pengeras Suara Dalam;
  3. pelaksanaan Salat ldul Fitri dapat dilakukan dengan menggunakan Pengeras Suara Luar; dan Upacara Peringatan Hari Besar Islam atau pengajian menggunakan Pengeras Suara Dalam, kecuali apabila pengunjung tablig melimpah ke luar arena. (Wartabanjar.com/atoe)

Editor Restu