MAKANAN GRATIS Sambut Jamaah Haul Guru Zuhdi, Dermaga Surgi Mufti Dipadati Kelotok
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Suasana berbeda terlihat menjelang Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdian Noor atau Guru Zuhdi. Puluhan kelotok mengangkut jamaah memadati Dermaga Surgi Mufti, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Sabtu (14/2/2026).
Kedatangan jamaah melalui jalur Sungai Martapura ini viral di media sosial Instagram. Dalam video yang beredar, rombongan disambut dengan beragam makanan dan minuman gratis setibanya di dermaga.
Pantauan di lokasi menunjukkan kelotok silih berganti bersandar, membawa rombongan dari berbagai daerah di luar Kota Banjarmasin.
Datang dari Amuntai Naik Kelotok
Salah seorang jamaah asal Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Usup, mengatakan ia bersama rombongan berangkat sejak Jumat (13/2) sore.
“Ada dua kelotok yang berangkat dari Amuntai. Kami berangkat bersama kemarin sore,” ujarnya.
Menurut Usup, ini merupakan kali ketiganya menghadiri haul melalui jalur sungai. Ia menilai perjalanan menggunakan kelotok lebih praktis sekaligus menghindari kemacetan di jalur darat.
“Kami memang biasa menggunakan kelotok karena lebih mudah dan bisa menghindari kemacetan di jalan,” katanya.
Ia pun berharap fasilitas dermaga ke depan dapat diperluas mengingat jumlah jamaah yang terus meningkat setiap tahun.
“Semoga dermaga bisa lebih besar agar jamaah tidak berdesakan saat datang,” harapnya.
Panitia Siapkan Lima Titik Dermaga
Sementara itu, Koordinator Lapangan Zona Air, Akhdiat Yoshida, menyampaikan pihaknya telah bersiaga sejak pukul 11.00 Wita untuk mengatur arus kedatangan jamaah melalui jalur sungai.
“Sejak pagi jamaah sudah mulai berdatangan. Kemungkinan akan ada peningkatan jumlah jamaah yang datang melalui jalur air pada haul kali ini,” ujarnya.
Panitia telah menyiapkan lima titik dermaga di sepanjang aliran Sungai Martapura sebagai lokasi sandar kelotok sekaligus titik evakuasi.
Dermaga tersebut menjadi akses utama bagi jamaah dari berbagai wilayah seperti Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Kapuas, hingga daerah lainnya di sekitar Banjarmasin.
Kedatangan jamaah melalui jalur sungai ini kembali menegaskan peran Sungai Martapura sebagai jalur transportasi penting dalam kegiatan keagamaan berskala besar di Kota Seribu Sungai.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad