WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Tidak hanya melalui jalur darat, kedatangan jemaah Haul Guru Zuhdi yang ke-6 juga terlihat di jalur air.

Seperti yang terpantau di kawasan dermaga Surgi Mufti, puluhan kelotok (perahu mesin) yang membawa para jemaah sudah bersandar di dermaga.

Puluhan kelotok yang bersandar membawa jamaah dari luar Kota Banjarmasin.

Baca Juga Ribuan Jemaah Haul ke 6 Guru Zuhdi Mulai Padati Kawasan Masjid Jami

Salah satunya jemaah Asal Amuntai, Usup mengatakan, dirinya bersama dengan rombongan berangkat dari Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, sejak kemarin.

"Ada 2 kelotok yang berangkat dari Amuntai, kita sama-sama berangkat kemarin sore," ujar Usup.

Ia mengaku ini merupakan kali ketiganya menghadiri Haul Guru Zuhdi, dengan menggunakan jalur air.

"Kita memang biasa menggunakan kelotok saja, karena lebih mudah, dan juga menghindar kemacetan di jalanan," ucapnya.

Usup berharap, agar kedepannya pelaksanaan haul bisa lebih baik lagi, dan bisa lebih besar lagi.

"Semoga ke depannya untuk dermaga disini bisa lebih besar lagi, sehingga tidak berdesak-desakan lagi saat jamaah datang," harap Usup.

"Karenakan setiap tahunnya untuk jamaah yang datang itu terus bertambah," lanjutnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Zona Air, Akhdiat Yoshida mengungkapkan, pihaknya sudah mulai berjaga di sekitar zona air sejak pukul 11.00 Wita.

"Sejak pagi tadi para jamaah sudah mulai berdatangan," ungkap Yoshida.

"Kemungkinan akan ada peningkatan jamaah yang datang melalui jalur air pada haul kali ini," tambahnya.

Ia juga membeberkan, zona air aliran sungai Martapura, pihaknya sudah menyiapkan lima titik dermaga untuk kelotok sandar, dan juga untuk evakuasi.

"Kalau disekitar sini yang menjadi titik tumpunya yang kedatangan dari luar Kota Banjarmasin, seperti Kabupaten Batola, Kabupaten banjar, Kapuas, dan juga daerah-daerah lainnya," pungkasnya. (Wartabanjar.com/iqnatius)

Editor Restu